CONSVRGE, The Dark Age..

Decorate the cry with my emptyness heart. Lifeless ideology got burried on my mind. We are gathered here. Just waiting for gate of the hell. Faced with suffering death. Till forgot all the risk― Ruthless Abyss, Consvrge Apakah kalian sudah mengkonsep untuk merilis album mengapa tidak merilis single satu per satu? Pada awalnya sempat terpikirkan untukContinue reading “CONSVRGE, The Dark Age..”

Sisi Emosional, In Heart

Mengapa bandcamp sebagai media streaming EP kalian, sedangkan jangkauan pendengar dapat dikuasai melalui spotify, apple music bahkan youtube? Sebenarnya bandcamp hanya sebuah langkah awal untuk media preview atau pengenalan terhadap karya lagu kami, karena bandcamp memberikan fasilitas platform yang mudah dan cepat di akses tanpa menunggu waktu yang lama, dan langsung bisa di nikmati bagiContinue reading “Sisi Emosional, In Heart”

No Another Title, just SIR LORD BUZZ

Better With You vol 1 adalah awal pertemuan saya dan pertama kali saya melihat show band asal malang yang telah merilis album beberapa waktu lalu. Cukup excited dengan formasi 3 orang namun mampu mengimplementasikan gear yang mereka bawa untuk sound yang megah, raw, memekak telinga dan tentu saja membuat crowd meliar. Di akhir show sataContinue reading “No Another Title, just SIR LORD BUZZ”

Connected Life With Gruff Hardcore

Di awal tahun 2024, band hardcore asal Sidoarjo menyambangi kota kami tercinta ini. Sebuah moment yang tepat disaat saya berada di sana menyaksikan show mereka yang penuh energi. Saya menyempatkan waktu untuk mengobrol dengan mereka dan lebih jauh saling memfollow di sosial media untuk terkoneksi dalam menjaga pertemanan. Hingga pada saat saya memutuskan untuk menghidupkanContinue reading “Connected Life With Gruff Hardcore”

When atmospheric live, Pure Wrath

Indonesian Death Fest Chapter Bogor adalah event yang memukau dalam hidup saya karena saya harus meninggalkan pekerjaan di sekolah berangkat dari Ngawi menuju Bogor untuk datang di event ini, selain saya harus menjadi additional bagi Nicrov. Bersama Mas Micco, Uci, Rafli, Bino dan kawan-kawa, saya bertemu dengan teman-teman baru, Shreky, Mas Tino ketemu langsung denganContinue reading “When atmospheric live, Pure Wrath”

Women In Ravage

Saya membaca banyakya perempuan yang selalu menginspirasi baik dari Nia Dinata sampai pada Susi Pudjiastuti. Diranah Thrash punk ada hal unik dimana seorang perempuan dan dia juga manis (Ehemm) bernama Dewi Nawang Wulan. Dalam lautan crowd yang panas kehadirannya mengamuk tanpa ampun dengan vokal tekak meraungnya diiringi besutan cadas personil lainnya. Dari band ini teringatContinue reading “Women In Ravage”

Bangkitnya Sang Titan, Nemesis

Kalau ada yang bertanya rilisan fisik apa yang pertama kali saya beli, saya akan menjawab Nemesis – Genocidal Battlefield. Nemesis sudah menemani masa-masa SMA saya hingga lanjut ke kuliah. Untuk pertama kalinya saya memberanikan diri untuk membeli rilisan fisik ditengah keterbatasan ekonomi saya sebagai mahasiswa kost-kosan. Dari lagu “About Eve” saya menyukai band ini hinggaContinue reading “Bangkitnya Sang Titan, Nemesis”

Nafrat, Change For Experience

Kala pertama kali saya mendengarkan Nafrat, seperti merasakan aura Morbid Angel dipadu dengan Immolation dengan sound modern. Saat pertama kali saya melihat show mereka di Boyolali sebagai pembuka tour Immolation, saya takjub dengan sound output yang dihasilkan. Namun terbesit di hati saya muncul rasa tidak percaya dengan “originalitas” skill mereka. Saya putuskan ke belakang stageContinue reading “Nafrat, Change For Experience”

Mengakomodir atmosfir Kemarahan, Tiderays

Sebelumnya saya memutuskan untuk berhenti sejenak dari blog ini sekiar nyaris tiga bulan lebih untuk fokus ke pekerjaan saya. Pekerjaan yang lumayan menguras banyak pemikiran hingga libur akhir tahun setelah penerimaan raport yang hanya 10 hari saya rasa kurang. Menulis di bog ini bukan pekerjaan utama, melainkan selingan terhadap diri saya yang suka ngobrol saja.Continue reading “Mengakomodir atmosfir Kemarahan, Tiderays”

1984, Ketika Apokalips Datang

“Masa depan bisa mirip masa kini, dan kalau begitu maka masa depan juga tidak akan mau mendengarkannya; atau dapat pula masa depan berbeda dengan masa kini, dan kesulitan yang sekarang dialaminya akan tak berarti.”  George Orwell, 1984 Book Sebuah buku dapat mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam musik. 1984 adalah sebuah band punk gelap yangContinue reading “1984, Ketika Apokalips Datang”

Design a site like this with WordPress.com
Get started